Sabtu, 26 Desember 2015

Islam di Palestina

Islam & Konflik Palestina
Konflik di Palestina siapa yang tidak pernak mendengar akan hal ini, negara Palestina yang awalnya besar kini menjadi titik-titik kecil yang kemudian terpisah dari beberapa wilayah lain negara Palestina yang masih lumayan besar, dari tahun ke tahun negara ini sepertinya semakin kecil saja karena serangan-serangan yang dilancarkan Israel dengan dengan segala peralatan perang yang difasilitasi oleh Amerika sedangkan Palestina masyarakat Palestina hanya dapan lari menyelamatkan diri, Palestina hanya mendapatkan bantuan makanan, pakaian, obat-obatan dan finansial, segala bantuan yang datang dari luarpun baru dibolehkan masuk setelah ada persetujuan dari Israel, seakan Palestina kehilangan kedaulatan negaranya, Palestina yang masyarakatnya kebanyakan muslimpun tidak dapat merasakan suasana bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah seperti umat muslim di negara-negara lain karena beberapa tahun lalu Israel melakukan serangan tepat pada saat bulan Ramadhan, hal ini mungkin saja menjadi strategi Israel karna disaat bulan Ramadhan para ummat Muslim Palestina tentunya dalam keadaan rentan karena harus menahan rasa lapar dan haus dari pagi sampai sore, mereka juga harus dapat melawan nafsu dan amarah mereka, hal ini kemudian menyebabkan jatuhnya korban, mulai dari orang tua, sampai anak-anak. Hal yang sama selalu terjadi setiap serangan berlangsung, sasaran yang paling banyak menurut penulis adalah anak-anak dan para wanita, hal ini karena anak-anak akan tumbuh dewasa dan melanjutkan misi pertahanan negara mereka sedangkan wanita adalah pusat produksi anak-anak itu sendiri yang nantinya akan lahir dan menambah jumlah penduduk Palestina dan secara otomatis menambah jumlah penduduk Muslim di dunia yang semakin lama semakin banyak. Beberapa hari yang lalu penulis membaca sebuah berita di Koran online bahwa presiden Palestina menghadiri perayaan Natal di Betlehem Israel, ini merupakan bentuk toleransi beragama yang ditunjukkan presidan Palestina, namun apakah Israel akan membalas dengan aksi toleransi beragama pula ? Rasanya tak mungkin terjadi, satu-satunya yang mereka kejar adalah untuk mendapatkan kembali tanah Palestina / Promise Land bagi Israel, segala hal akan dilakukan untuk menguasai wilayah ini, bagi Israel ini adalah rumah mereka dan masyarakat Palestina harus angkat kaki dari rumah mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar