Muslim Rohingya
Latar
belakang permasalahan di Rohingya berawal dari kasus pembunuhan yang dilakukan
oleh tiga orang pemuda Islam Rohingya terhadap seorang gadis beragama Buddha,
berawal dari sinilah konflik Rohingya menjadi besar dan diawali dengan
pembataian yang dilakukan masyarakat Buddha Myanmar terhadap warga Rohingya di
dalam sebuah bus, menjadi minoritas dalam sebuah lingkup sosial memang sangat
rentan, ancaman dan bahaya bisah datang kapan saja terutama jika salah satu
saja pihak minoritas tersebut terlibat dalam sebuah masalah maka dampaknya akan
meluas kepada pihak lain yang tidak bersalah, hal ini karena keberagaman suku,
bangsa, dan ras yang beragam di Asia tenggara maka jika isu konflik mengenai
suku memang sangat sensitif.
Karena
keberagaman inilah maka kita harus menerima perbedaan kita, tak perlu siapa
yang mayoritas dan minoritas tak perlu membedakan suku dan ras karna perbedaan
ada agar kita dapat saling melengkapi satu sama lain, jika saling percaya maka
tidak akan ada curiga diantara masyarakat hingga menimbulkan konflik ditengah
masyarakat yang heterogen tersebut, karna tak ada satupun agama yang
mengajarkan kekerasan antara sesama umat manusia, pada dasarnya kita semua
adalah sama di mata Tuhan hanya saja pelabelan muncul ditengah masyarakat,
suku, bangsa, bahasa, agama, warna kulit, status ekonomi, gender, hal-hal
inilah yang muncul ditengah masyarakat hingga membedakan antara manusia yang
satu dan manusia yang lainnya, hal ini menimbulkan rasa egois dan masing-masing
diantara merasa bahwa sukunyalah yang terbaik, agamanyalah yang terbaik, yang
kulit putih merasa merekalah kasta teratas dll. Pendekatan realis memang benar
adanya, dunia ini memang anarki demi mementingkan kepentingan masing-masing aktor,
bertolak dari ketakutan yang dialami Myanmar bahwa mereka takut akan terjadinya
suatu masa dimana Islam rohingnya akan tumbuh pesat di Myanmar dan menguasai
tatanan sosial bahkan pemerintahan Myanmar dan pada akhirnya Myanmar berubah
menjadi Negara yang tadinya mayoritas Buddha menjadi Negara mayoritas Islam
seperti yang terjadi pada Indonesia begitulah ketakutan Myanmar sehingga menghalalkan
segala cara untuk menyingkirkan Masyarakat Islam Rohingya dari Myarmar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar